Determinan Kinerja Keuangan Daerah: Studi pada Kabupaten dan Kota di Jawa Tengah

Authors

  • Banar Braian Universitas Stikubank
  • Maria Goretti Kentris Indarti Universitas Stikubank

DOI:

https://doi.org/10.37385/ceej.v6i4.8962

Keywords:

Pendapatan Asli Daerah, Belanja Modal, Pendapatan Transfer, Kinerja Keuangan Daerah, Kemiskinan, Indeks Pembangunan Manusia

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Belanja Modal (BM), dan Pendapatan Transfer (PT) terhadap Kinerja Keuangan Daerah (KKD), dengan mempertimbangkan Tingkat Kemiskinan (TK) dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebagai variabel kontrol. Objek penelitian mencakup 35 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah selama periode 2021–2024, menggunakan pendekatan analisis regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAD tidak berpengaruh signifikan terhadap KKD, yang mengindikasikan rendahnya kontribusi pendapatan lokal akibat keterbatasan kapasitas fiskal dan kurang optimalnya pengelolaan. Sebaliknya, BM berpengaruh positif dan signifikan terhadap KKD, menegaskan pentingnya investasi aset tetap dalam meningkatkan efisiensi pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi. PT berpengaruh negatif dan signifikan terhadap KKD, mengindikasikan bahwa ketergantungan pada dana pusat dapat melemahkan kemandirian fiskal daerah. TK memiliki pengaruh negatif terhadap KKD, sementara IPM menunjukkan pengaruh positif, mencerminkan pentingnya kualitas sumber daya manusia dalam mendukung kinerja fiskal daerah.

Downloads

Published

2025-08-17

How to Cite

Braian, B., & Indarti, M. G. K. (2025). Determinan Kinerja Keuangan Daerah: Studi pada Kabupaten dan Kota di Jawa Tengah. Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ), 6(4), 2584–2600. https://doi.org/10.37385/ceej.v6i4.8962