Determinan Dari Indeks Pembangunan Manusia Indonesia Tahun 2019-2023

Authors

  • Alfarizal Herlambang Putra Mahardika Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Sitti Retno Faridatussalam Universitas Muhammadiyah Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.37385/ceej.v6i4.9003

Keywords:

data panel, FEM, IPM, kemiskinan, kualitas lingkungan

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Indonesia selama periode 2019–2023 pada 34 provinsi dengan menggunakan regresi data panel. Data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), dan Kementerian Ketenagakerjaan (KEMNAKER). Estimasi dilakukan melalui pendekatan Pooled Least Square (PLS), Fixed Effect Model (FEM), dan Random Effect Model (REM), dengan pemilihan model terbaik menggunakan uji Chow dan Hausman. Hasil analisis menunjukkan bahwa FEM merupakan model terbaik dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,988. Variabel Indeks Kesengsaraan (IKs) dan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) berpengaruh positif signifikan terhadap IPM, sedangkan Indeks Kemiskinan (IK), Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan (IPK), dan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) berpengaruh negatif signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor ekonomi, lingkungan, dan ketenagakerjaan memiliki peran kompleks dalam memengaruhi IPM. Hasil penelitian diharapkan menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan manusia yang lebih efektif.

References

Amartya Sen. (1985). Commodities and Capabilities. Oxford University Press.

Anwar, S. (2019). Ekonomi Tenaga Kerja: Teori dan Kebijakan. Bandung: Alfabeta. Marbun, J. (2018). Pembangunan Ketenagakerjaan di Era Globalisasi. Jakarta: Kencana. Amartya Sen. (1999). Development as Freedom. Oxford University Press.

Becker, G. S. (1964). Human Capital: A Theoretical and Empirical Analysis, with Special Reference to Education. University of Chicago Press. Daerah Di Indonesia. Jurnal Kajian Pemerintah, Vo..4 (1), 71 –87. https://doi.org/10.25299/jkp.2018.vol4(1).2170

Grossman, M. (1972). On the Concept of Health Capital and the Demand for Health. Journal of Political Economy, 80(2), 223–255. https://doi.org/10.1086/259880

Ismawan, R. (2016). Pembangunan Berkelanjutan dan Lingkungan Hidup. Yogyakarta: Graha Ilmu. Jakarta: Erlangga. Kewenagan Tata Kelola Pemanfaatan Energi Dan Sumberdaya Mineral oleh Pemerintahan

Lala, A. J., Naukoko, A. T., Dj Siwu, H. F., Studi Ekonomi Pembangunan, P., & Ekonomi dan Bisnis, F. (n.d.). ANALISIS PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI DAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA TERHADAP TINGKAT KETIMPANGAN PENDAPATAN (STUDI PADA KOTA-KOTA DI PROVINSI SULAWESI UTARA). In Jurnal Berkala

Martono Hadi Saputro. (2022). Analisis Pengaruh Tingkat Kemiskinan Terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Dengan Model Regresi Linier (Studi Kasus Di Kabupaten Bengkulu Utara Pada Tahun 2010-2021). Jurnal Ekombis Review, 10(2), 809–816. https://doi.org/10.37676/ekombis.v10i2

Martono, H. S. (2022). Pembangunan Ekonomi dan Perencanaan Pembangunan. Yogyakarta: Deepublish.

Mason, Robin & Swanson, Timothy. (2003). A Kuznets curve analysis of ozone-depleting substances and the impact of the Montreal Protocol. Oxford Economic Papers, Oxford University Press, vol. 55(1), pages 1-24, January.

Mona Adriana. (2024). DETERMINASI KETIMPANGAN WILAYAH KABUPATEN/KOTA PROVINSI JAWA TENGAH (2010-2020). Jurnal Ekonomi Trisakti, 4(1), 805–818. New York: Oxford University Press.

Nirwana, E., Taufik, T., & Ratnawati, D. V. (n.d.). April hal 1-121 Lembaga Penelitian Universitas Riau 1 | (Vol. 9, Issue 1).

Piore, M. J. (1979). Birds of Passage: Migrant Labor and Industrial Societies. Cambridge University Press. Rossi, P. H., Lipsey, M. W., & Freeman, H. E. (2004). Evaluation: A Systematic Approach (7th ed.). SAGE

Pradanimas, A., Lifia, Yuliana, I., & Rahayu, Y. S. (2024). Kesejahteraan Masyarakat Diukur Melalui Pengagguran, Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi di Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur. Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah, 6(5), 3378–3391. https://doi.org/10.47467/alkharaj.v6i5.775

Sattinger, M. (1993). Assignment Models of the Distribution of Earnings. Journal of Economic Literature, 31(2), 831–880.

Syafrina Hasibuan, L. (2020). ANALISIS DETERMINAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) DI INDONESIA (Vol. 5, Issue 2).

Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2003). Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga (Edisi Kedelapan).

United Nations Development Programme (UNDP). (1990). Human Development Report 1990.

Wardhana, Wisnu A. (2001). Dampak pencemaran lingkungan. Penerbit Andi Offset. Yogyakarta. Setiawan, R. (2018). Implikasi Perubahan Undang-Undang Pemerintahan Daerah Terhadap

Wibowo, A. (2012). Pengelolaan Lingkungan Hidup. Jakarta: Bumi Aksara.

World Commission on Environment and Development (WCED). (1987). Our Common Future. Oxford University Press.

Downloads

Published

2025-08-14

How to Cite

Mahardika, A. H. P., & Faridatussalam, S. R. (2025). Determinan Dari Indeks Pembangunan Manusia Indonesia Tahun 2019-2023. Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ), 6(4), 2284–2292. https://doi.org/10.37385/ceej.v6i4.9003