Pengaruh Gender Diversity, Managerial Ownership, Slack Resources, dan Firm Performance Terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility Pada Perusahaan Perbankan Konvensional Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021-2023
DOI:
https://doi.org/10.37385/ceej.v6i6.9809Keywords:
Corporate Social Responsibility, Firm Performance, Gender Diversity, Managerial Ownership, Slack ResourcesAbstract
Penelitian ini menganalisis pengaruh Gender Diversity, Managerial Ownership, Slack Resources, dan Firm
Performance terhadap pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) pada perusahaan perbankan
konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2023. Penelitian menggunakan metode
kuantitatif dengan explanatory research dan data sekunder dari laporan tahunan serta laporan keberlanjutan.
Sampel penelitian terdiri dari 22 perusahaan yang dipilih melalui purposive sampling dan menghasilkan 53
data observasi. CSR diukur menggunakan indeks pengungkapan berbasis GRI Standards, sedangkan analisis
data dilakukan dengan regresi linear berganda (OLS) meliputi uji asumsi klasik, uji F, uji t, dan R². Hasil
penelitian menunjukkan bahwa Gender Diversity dan Managerial Ownership tidak berpengaruh signifikan
terhadap pengungkapan CSR. Sebaliknya, Slack Resources berpengaruh positif signifikan, sedangkan Firm
Performance berpengaruh negatif signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa ketersediaan sumber daya
cadangan dan kondisi kinerja perusahaan berperan penting dalam tingkat pengungkapan CSR perbankan.
References
A.A Zaid, M., Wang, M., T.F. Abuhijleh, S., Issa, A., W.A. Saleh, M., & Ali, F. (2020). Corporate governance practices and capital structure decisions: The moderating effect of gender diversity. Corporate Governance, 20(5), 939–964.
Alfaraih, M., Al Farooque, O., & Elmagrhi, M. (2022). Gender diversity and CSR disclosure: Evidence from GCC countries. Journal of Business Ethics, 180(3), 45–60.
Anggraeni, D. Y., & Djakman, C. D. (2017). Slack resources, feminisme dewan dan kualitas pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 14(1), 94–118.
Anizar, S., Anastasia, M., Rahman, A., & Yanti, J. B. (2023). Pengaruh gender terhadap kualitas laporan keuangan pada perusahaan manufaktur terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Owner: Riset & Jurnal Akuntansi, 7(1), 156–163.
Arwangga, E. P., & Raharja, S. (2023). Pengaruh kinerja keuangan dan karakteristik dewan terhadap pengungkapan karbon pada perusahaan non-keuangan yang terdaftar di BEI. Journal of Accounting, 12, 1–11.
Barney, J. (1991). Firm resources and sustained competitive advantage. Journal of Management, 17(1), 99–120.
Bhagat, S., & Bolton, B. (2013). Director ownership, governance, and performance. Journal of Corporate Finance, 48(1).
Birindelli, G., Chiappini, H., & Jalal, R. N.-U.-D. (2024). Greenwashing, bank financial performance and the moderating role of gender diversity. Research in International Business and Finance, 69, 102235.
Bourgeois, L. J. (1981). On the measurement of organizational slack. Academy of Management Review, 6(1), 29–39.
Chen, X., Li, Y., & Zhang, R. (2023). CSR and reputation risk mitigation in the banking sector: Evidence from Asia. Journal of Banking and Finance, 45(2), 112–130.
Daft, R. L. (2010). Organization theory and design (10th ed.). Cengage.
Deegan, C., Rankin, M., & Voght, P. (2000). Firms’ disclosure reactions to major social incidents: Australian evidence. Accounting Forum, 24(1), 101–130.
Delima, D., & Herawaty, V. (2020). Pengaruh kepemilikan publik, dewan komisaris independen dan struktur modal terhadap manajemen laba dengan profitabilitas sebagai variabel moderasi. KOCENIN Serial Konferensi, 1.
Dowling, J., & Pfeffer, J. (1975). Organizational legitimacy: Social values and organizational behaviour. Pacific Social Review, 18(1), 122–136.
Elkington, J. (1994). Cannibals with forks: The triple bottom line of 21st century business. Capstone Publishing.
Firmansyah, A., Febrian, W., & Falbo, T. D. (2022). The role of corporate governance and tax risk in Indonesia investor response to tax avoidance. Jurnal Riset Akuntansi Terpadu, 15(1), 11–27.
Firdaus, M., & Pratiwi, R. (2024). Innovative CSR reporting among mid-performance Indonesian banks. Journal of CSR Innovation, 3(2), 155–170.
Freeman, R. E. (1984). Strategic management: A stakeholder approach. Pitman.
Galbreath, J. (2016). The impact of board structure on corporate social responsibility: A temporal view. Business Strategy and the Environment, 25(5), 361–372.
Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan IBM SPSS 25 (9th ed.). Badan Penerbit UNDIP.
Giannarakis, G., Andronikidis, A., & Sariannidis, N. (2023). The impact of managerial ownership on CSR transparency. CSR and Environmental Management, 30(1), 112–130.
Hambrick, D. C., & Mason, P. A. (1984). Upper echelons: The organization as a reflection of its top managers. Academy of Management Review, 9(2), 193–206.
Hameed, F., Alfaraj, M., & Hameed, K. (2023). The association of board characteristics and CSR disclosure quality: Evidence from Pakistan. Sustainability, 15(24), 16849.
Haniffa, R. M., & Cooke, T. E. (2005). The impact of culture and governance on corporate social reporting. Journal of Accounting and Public Policy, 24, 391–430.
Ibrahim, M. M., & Abdel-Meguid, T. (2020). CSR disclosure and firm performance: The mediating role of corporate reputation and CEO integrity. Journal of Business Research, 120, 127–136.
International Finance Corporation. (2023). ESG implementation in emerging markets: Case studies from Southeast Asian banks.
Irawan, F., & Muarifah, E. (2020). Analisis penerapan corporate social responsibility (CSR) dalam perspektif sharia enterprise theory. Minhaj: Jurnal Ilmu Syariah, 1(2), 149–178.
Istiqomah, S., & Amanah, L. (2021). Pengaruh kinerja keuangan, kapitalisasi pasar dan ukuran perusahaan terhadap pengungkapan CSR. Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi, 10(2).
Janggu, T., Darus, F., Zain, M. M., & Sawani, Y. (2019). Does good corporate governance lead to better sustainability reporting? Environmental Economics and Policy Studies, 21(4), 841–861.
Jensen, M., & Meckling, W. (1976). Theory of the firm: Managerial behavior, agency costs and ownership structure. Journal of Financial Economics, 3(1).
Jiz, M., Salama, A., Dixon, R., & Stratling, R. (2014). Corporate governance and corporate social responsibility disclosure in the U.S. banking sector. Journal of Business Ethics, 125(4), 601–615.
Kapoh, Y. I. B., Siar, L., & Setlight, M. M. (2021). Aspek hukum tanggung jawab sosial perusahaan. Jurnal Tana Mana, 4(2).
Khoiri, M., Sulistyorini, S., & Fitri, A. Z. (2024). Implementasi CSR untuk meningkatkan SDM dalam pendidikan. Al Midad: Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(1), 81–91.
Khoirunnisa, W., & Muhammad, R. N. (2022). Penerapan CSR pada PT Kereta Api Indonesia. Indonesian Accounting Literacy.
Kholifah, S. (2022). Pengaruh kinerja lingkungan dan kepemilikan manajerial terhadap pengungkapan CSR. MAKSIMUM, 12(1), 64–76.
Lestiananda, L. R., Nugrahanti, Y., & Theotama, G. (2023). Board diversity and CSR disclosures. Jurnal Riset Akuntansi Kontemporer, 15(2), 199–210.
Ludya, A., & Dewi, S. (2024). The role of female directors and CSR committees on CSR disclosure. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Bisnis, 19(1), 49–65.
Madyakusumawati, S. (2019). Peran slack resources dan diversitas gender terhadap kualitas pengungkapan CSR. Jembatan: Jurnal Ilmiah Manajemen, 16(2), 69–88.
Mahardini, N. Y., & Framita, D. S. (2022). Financial distress dan karakteristik dewan. Journal of Applied Management Research, 2(2), 81–90.
Margaretha, F., & Isnaini, R. (2014). Board diversity and gender composition on CSR and firm reputation in Indonesia. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 16(1), 1–8.
Masha, A. A., & Sari, S. P. (2024). Ownership involvement in CSR disclosure. Costing: Journal of Economic, Business and Accounting, 7(6), 10775–10784.
Maulana, A., & Widyawati, D. (2024). Kepemilikan dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan F&B. Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi, 13(7), 1–19.
Melvin, & Rachmawati, D. (2021). Pengaruh slack resources dan dewan terhadap pengungkapan CSR. Widya Akuntansi dan Keuangan, 3(2), 112–129.
Mustofa, U. A., Edy, R. N. A. P., Kurniawan, M., & Kholid, M. F. N. (2020). Green accounting terhadap CSR pada bus di Indonesia. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 6(3), 508–520.
Naeem, N., Khattak, S. H., & Awan, T. (2025). Enhancing firm performance through CSR in Pakistan. QJSS, 6(1), 76–85.
Nazar, M. R., & Istiqomah, N. H. (2023). Pengaruh slack resources, profitabilitas, dan media exposure terhadap CSR. Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis, 5(2), 499–505.
Nugraheni, P., Indrasari, A., & Hamzah, N. (2022). Ownership structure and CSR disclosure. Accounting and Investment Journal.
Nugroho, A., & Handayani, S. (2024). Regulatory pressure vs strategic CSR investment. Journal of Banking Regulation Indonesia, 11(2), 89–103.
Nugroho, T. R., Utami, S. D., & Akbar, R. (2024). The influence of governance and performance on sustainability reporting. Business, Management & Accounting Journal, 1(1).
OJK. (2017). POJK No. 51/POJK.03/2017 tentang penerapan keberlanjutan.
Prasetyo, A. (2024). Cultural barriers in gender-diverse boardrooms. Journal of Corporate Governance Indonesia, 8(1), 45–58.
Pratiwi, D. N. (2023). Gender diversity dan kinerja keuangan dengan CSR sebagai mediasi. Jurnal Ilmiah Edunomika, 7(2), 118–130.
Pudjianti, D., & Ghozali, I. (2021). Variabel keuangan dan financial distress. Kompartemen, 21(2), 271–289.
Purba, I. A. P. L., & Candradewi, M. R. (2019). Leverage dan pengungkapan CSR. E-Jurnal Manajemen, 8(9), 5372–5400.
Putra, I. M., & Dewi, N. P. (2023). Corporate governance dan kepemilikan terhadap CSR. Jurnal Benefita, 8(2), 221–232.
Putri, A., & Santoso, D. (2023). Profitability, leverage and CSR disclosure. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 20(2), 205–221.
Putri, S. S. P., & Wahyuningsih, E. M. (2021). Firm size, leverage dan nilai perusahaan. Akuntabel, 18(1).
Putri, W. (2023). CSR dan risiko bank. AKUNESA, 11(3), 269–274.
Ramadhani, R., & Taqwa, S. (2024). Kepemilikan institusional, media exposure dan gender diversity terhadap CSR. Jurnal Nuansa Karya Akuntansi, 2(1), 1–16.
Rinaldi, M., & Ramadhani, M. A. (2023). Managerial ownership and CSR disclosure. Proceeding of IConMC.
Rivandi, M. (2021). Pengaruh struktur kepemilikan terhadap CSR. JIPAK, 16(1), 21–40.
Rivandi, Y. A., & Kusumaningrum, R. (2006). Konflik kepentingan dan agency theory. Akses: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 1(1), 70–75.
Riwajanti, N. I., & Wahyudi, S. (2023). Sustainability reporting in Indonesian banking. Journal of Financial Regulation and Compliance, 31(2), 145–162.
Rosiva, M., Wahyuni, I., & Subaida, I. (2022). CSR dan nilai perusahaan dengan profitabilitas sebagai mediasi. Jurnal Mahasiswa Entrepreneur, 1(2), 400–414.
Rumbaku, F. M., Muti’minah, & Pisolao, M. R. (2024). Slack resources, audit committee dan board feminism. Advances in Managerial Auditing Research, 2(1), 157–170.
Sahir, S. H. (2021). Metodologi penelitian. Penerbit KBM Indonesia.
Salsani, I. R., & Nursiam. (2025). Determinan CSR di Indonesia. IIJSE, 8(1), 713–729.
Saputra, J., Haryanto, A., & Purwanto, A. (2024). Financial performance and CSR maturity. Journal of Financial Performance and Sustainability, 4(1), 33–47.
Sari, D., Khoiriyah, Y., Astuti, H. W., & Puspita, N. D. (2022). Slack resources terhadap CSR. Jurnal Riset Terapan Akuntansi, 6(1), 63–70.
Sari, M., & Wijaya, R. (2023). Gender diversity and CSR quality in Indonesian banking. Journal of Sustainable Finance Indonesia, 5(2), 112–125.
Sari, N. M., & Berli, Y. (2021). Pengaruh kepemilikan manajerial terhadap CSR. Jurnal Ilmiah Akuntansi FE UNIBBA, 12(1).
Sayekti, Y. (2011). Strategic CSR: Slack resources, kinerja keuangan dan ERC. Disertasi, Universitas Indonesia.
Solikhah, I. (2022). CSR terhadap profitabilitas dan manajemen laba. AKUNESA, 10(2), 1–13.
Srimindarti, C. (2004). Balanced scorecard sebagai alternatif pengukuran kinerja. Fokus Ekonomi, 3(1).
Stoller, R. J. (1968). Sex and gender: On the development of masculinity and femininity. Science House.
Sugiyono. (2012). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sugiyono. (2014). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Tamara, & Budiasih. (2020). Analisis penerapan triple bottom line pada perusahaan. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 15(2), 45–60.
Tenggono, E., & Syamlan, Y. T. (2021). Upper echelon theory dalam strategi. Manfa’ah: Journal of Islamic Business and Management, 1(1), 29–35.
Vanacker, T. R., Zahra, S. A., & Holmes, R. M. (2017). Corporate entrepreneurship and firm performance. Academy of Management Proceedings, 2017(1), 15764.
Wati, W. Y. N. A. (2018). Likuiditas, solvabilitas dan pertumbuhan laba. JIRM, 7(3).
Wijaya, A., & Anwar, F. (2023). Slack resources, profitability and CSR disclosure. Jurnal Benefita, 8(2), 200–212.
Yuliandhari, W. S., & Sekariesta, N. (2023). Gender diversity, kepemilikan asing dan slack resources terhadap CSR. JAIM, 4(2), 438–444.
Yulianti, A., & Nursiam. (2022). Profitability, leverage, and managerial ownership on accounting conservatism. IJEBAR, 6(4), 1700–1706.
Zahrani, N. P., & Triyono. (2025). Firm growth dan CSR disclosure. Al-Kharaj, 7(3), 1644–1660.



Template