Pengaruh Kemudahan Produk, Inovasi Layanan, Dan Persepsi Risiko Terhadap Minat Beli Asuransi Parametrik Pada Sektor Pertanian

Authors

  • Muhammad Raja Nararya Setiawan Sekolah Tinggi Manajemen Asuransi Trisakti

DOI:

https://doi.org/10.37385/n8a99v60

Keywords:

Asuransi Parametrik, Kemudahan Produk, Inovasi Layanan, Persepsi Risiko, Minat Beli

Abstract

Perubahan iklim, cuaca ekstrem, dan ketidakpastian hasil produksi menjadi tantangan utama bagi sektor pertanian di Indonesia. Kondisi tersebut mendorong kebutuhan terhadap instrumen perlindungan risiko yang lebih adaptif, salah satunya melalui asuransi parametrik. Berbeda dengan asuransi konvensional, asuransi parametrik menggunakan parameter objektif sebagai dasar pembayaran klaim sehingga mampu memberikan proses klaim yang lebih cepat dan transparan. Namun demikian, tingkat penerimaan masyarakat terhadap produk ini masih relatif rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kemudahan Produk, Inovasi Layanan, dan Persepsi Risiko terhadap Minat Beli Asuransi Parametrik pada sektor pertanian. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 290 responden. Data dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Inovasi Layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Beli Asuransi Parametrik. Sebaliknya, Kemudahan Produk dan Persepsi Risiko tidak berpengaruh signifikan terhadap Minat Beli. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 43,9% variasi Minat Beli. Temuan ini menunjukkan bahwa inovasi layanan menjadi faktor yang paling dominan dalam meningkatkan minat masyarakat terhadap asuransi parametrik. Oleh karena itu, perusahaan asuransi perlu memperkuat inovasi layanan dan edukasi konsumen guna meningkatkan adopsi produk asuransi parametrik pada sektor pertanian.

References

Alistair J. Hobday. (2025). Parametric insurance for climate adaptation in fisheries and aquaculture. Reviews in Fish Biology and Fisheries, 35, 175–185. https://link.springer.com/article/10.1007/s11160-025-09920-3

Astrid Sulistya Azahra. (2024). Agricultural Insurance Premium Determination Model for Risk Mitigation Based on Rainfall Index: Systematic Literature Review.

Capgemini. (2023). World InsurTech Report.

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative and Mixed Methods Approaches (4th ed.).

Cuong Nguyen. (2022). The Effects of Perceived Risks on Food Purchase Intention: The Case Study of Online Shopping Channels during Covid-19 Pandemic in Vietnam.

Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly: Management Information Systems, 13(3), 319–339. https://doi.org/10.2307/249008

Harrington, S. E. (2003). Risk Management and Insurance (2nd ed.).

Hui Mao. (2025). Extreme Weather, agricultural insurance and farmer’s climate adaptation technologies adoption in China. Ecological Economics, 228.

Icek Ajzen. (1991). Organizational Behavior and Human Decision Processes. 50(2), 179–211.

Kotler, P., dan Keller, K. L. (2016). Marketing Management. In Marketing Management. In Edin brugh: Pearson.

Leon G. Schiffman, J. W. (2019). Consumer Behavior (Global Edi). Pearson.

Mahul, O. (2010). Government Support to Agricultural Insurance: Challenges and Options for Developing Countries. World Bank Publications.

Minghua Ye. (2026). Climate change-induced agricultural disasters and policy-based agricultural insurance: empirical findings from China. Agricultural and Food Economics, 14.

Muhsinin. (2020). Teori Hipotesa dan Proposisi Penelitian. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 2, 100–107.

Rogers, E. (2003). Diffusion of Innovations, 5th Edition [Paperback]. http://www.amazon.com/Diffusion-Innovations-Edition-Everett-Rogers/dp/0743222091

Solomon, M. (2020). Consumer Behaviour: Buying, Having and Being.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (26th ed.).

Venkatesh, V., Morris, M. G., Davis, G. B., & Davis, F. D. (2003). User acceptance of information technology: Toward a unified view. MIS Quarterly: Management Information Systems, 27(3), 425–478. https://doi.org/10.2307/30036540

Woro Estiningtyas. (2022). Index-Based Insurance for Climate Risk Management in Indonesia Agriculture. Proceedings of the International Conference on Radioscience, Equatorial Atmospheric Science and Environment and Humanosphere Science, 621–629.

Xiao long Chen. (2024). Study on the impact of climate risk on the agricultural insurance purchasing behavior of herding households—an empirical analysis based on Inner Mongolia. Frontiers in Sustainable Food Systems, 8. https://doi.org/10.3389/fsufs.2024.1365536

Swiss Re. (2021). *Parametric insurance: Solutions for a changing world*. Swiss Re Institute Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI). (2023). *Laporan Kinerja Industri Asuransi Jiwa*.

Downloads

Published

2026-06-19

How to Cite

Pengaruh Kemudahan Produk, Inovasi Layanan, Dan Persepsi Risiko Terhadap Minat Beli Asuransi Parametrik Pada Sektor Pertanian. (2026). Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ), 7(6), 211-217. https://doi.org/10.37385/n8a99v60