Pengaruh Perkembangan Ekonomi Digital dan Implementasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Terhadap Peningkatan Pendapatan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kuliner di Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang

Authors

  • Fransiscus Nicodemus Naiola Politeknik Negeri Kupang
  • Melda Mariana Poeh Politeknik Negeri Kupang
  • Agnes Kidi Beda Mudamakin Politeknik Negeri Kupang

DOI:

https://doi.org/10.37385/jdqjs554

Keywords:

Ekonomi Digital, QRIS, UMKM Kuliner, Pendapatan

Abstract

Perkembangan ekonomi digital memberikan banyak kemudahan bagi pelaku UMKM, termasuk UMKM kuliner. Dengan adanya teknologi seperti media sosial, aplikasi jual beli, dan sistem pembayaran digital, UMKM bisa menjangkau lebih banyak konsumen. Salah satu sistem pembayaran digital yang kini banyak digunakan adalah QRIS, yaitu kode QR standar nasional yang memudahkan konsumen membayar hanya dengan memindai satu kode, tanpa uang tunai. Penggunaan QRIS diyakini dapat meningkatkan penjualan dan pendapatan UMKM karena transaksi menjadi lebih cepat dan praktis. Namun, belum banyak penelitian yang mengukur seberapa besar pengaruh ekonomi digital dan penggunaan QRIS terhadap pendapatan UMKM, terutama di Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah perkembangan ekonomi digital dan penggunaan QRIS berpengaruh terhadap pendapatan UMKM kuliner. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan kuesioner. Data yang dikumpulkan akan dianalisis menggunakan regresi linear berganda untuk melihat seberapa besar pengaruh masing-masing faktor terhadap peningkatan pendapatan.

References

Alifia, Nadhifa, Erwin Permana, & Harnovinsah. (2024). Analisis Penggunaan QRIS terhadap Peningkatan Pendapatan UMKM. Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis 25 (1): 33-44.

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). 2017. Penetrasi & Perilaku Pengguna Internet Indonesia Tahun 2017. Jakarta: APJII. https://apjii.or.id.

Aminah, Sitti. (2023). Pengaruh Penggunaan Sistem Pembayaran Quick Response Indonesia Standard (QRIS) Terhadap Pengembangan UMKM di Kabupaten Polewali Mandar. Skripsi Sarjana, Universitas Sulawesi Barat.

Amalia, R. & Nugroho, A.S., (2022). Analisis Kelebihan dan Kekurangan Penggunaan QRIS oleh UMKM. Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Bisnis, 6(1): 22-31.

Bank Indonesia. (2019). QRIS, satu QR Code untuk Semua Pembayaran. https://www.bi.go.id/id

Bank Indonesia. (2020). Laporan Penerapan QRIS dalam Mendorong Inklusi Keuangan. Jakarta: Bank Indonesia.

Bukht, Rumana., & Richard Heeks. (2017). Defining, Conceptualising and Measuring the Digital Economy. Development Informatics Working Paper Series.

Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik Rumah Makan dan Restoran Kota Kupang 2022-2023. Kupang: BPS Kota Kupang.

Fadilah, A. & Wibisono, D., (2022). Pengaruh Penerapan QRIS terhadap Efisiensi Transaksi UMKM di Indonesia. Jurnal Ekonomi Digital 4(2): 55-68

Ghozali, I., (2018) Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 25. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hair, J.F., Black, W.C., Babin, B.J. and Anderson, R.E., (2010). Multivariate Data Analysis. 7th ed. Upper Saddle River, NJ: Pearson Prentice Hall.

Israel, G.D., (2019). Determining Sample Size. University of Florida, Institute of Food and Agricultural Sciences.

Kompasiana. (2025). QRIS Mendorong Transformasi Digital dalam Pembayaran dan Inklusi Keuangan di Indonesia https://www.kompasiana.com

Kumparan Bisnis. (2023). Jumlah Merchant Pengguna QRIS Sudah Capai 26,1 Juta, Paling Banyak UMKM. https://kumparan.com

Kusumawati, Evi Dewi, dan Dewi Karitikasari. (2025). Optimalisasi Kinerja Keuangan Usaha Kuliner Melalui Implementasi QRIS. Owner: Riset dan Jurnal Akuntansi 9 (1):399-410.

Mulyadi. (2016). Akuntansi Biaya. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.

Nahak, Maria Noviyanti. (2023). Pengaruh Perkembangan Ekonomi Digital dan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) terhadap Pendapatan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kuliner di Kecamatan Oebobo Kota Kupang. Skripsi, Universitas Nusa Cendana.

Nunnally, J.C., 2018. Psychometric Theory. 3rd ed. New York: McGraw-Hill

Purnomo, Junaedi. (2022). Membangun UMKM Berkualitas Lewat Digitalisasi https://www.neraca.co.id

Putra, R.P. & Wulandari, A., (2021). Dampak Implementasi QRIS terhadap UMKM di Masa Pandemi COVID-19. Jurnal Manajemen dan Bisnis Indonesia,11(2): 140-150.

Rismaini, Ellisa. (2024). Pengaruh Kemudahan dan Keamanan Sistem Pembayaran QRIS terhadap Pendapatan UMKM Kuliner Halal di Kota Banda Aceh. Skripsi Sarjana, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry.

Singularity2030, (2024). Networked-AI: From Vision to Reality https://www.singularity2030.ch/networked-ai-from-vision-to-reality/

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sudiatmika, N., & Ayu Oka Martini, I. (2022). Faktor-Faktor Mempengaruhi Niat Pelaku UMKM Kota Denpasar Menggunakan QRIS. JMM UNRAM – MASTER OF MANAGEMENT JOURNAL, 11(3), 239-254.

Suliyanto. (2011). Ekonomi UMKM: Teori dan Aplikasi. Yogyakarta: Andi.

Sugiyanto, D., (2022). Digitalisasi Sistem Pembayaran di Indonesia. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Universitas Islam An Nur Lampung. (2024). UMKM: Tulang Punngung Ekonomi Indonesia, Tantangan, dan Kebijakan Pemerintah untuk Pertumbuhan. Universitas Islam An Nur Lampung.

Wibowo, A., (2021). QRIS dan Transformasi Pembayaran Digital Indonesia. Yogyakarta: Deepublish.

Yuliana, L., (2022). Inklusi Keuangan Digital untuk UMKM di Era QRIS. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Downloads

Published

2026-06-07

How to Cite

Pengaruh Perkembangan Ekonomi Digital dan Implementasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Terhadap Peningkatan Pendapatan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kuliner di Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang. (2026). Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ), 7(6), 5527-5542. https://doi.org/10.37385/jdqjs554