Praktik Sustainable Festival di Kota Besar dan Kota Kecil: Studi Literatur Sistematis pada Djakarta Warehouse Project dan Jember Fashion Carnaval

Authors

  • Deavenue Auralaila Universitas Airlangga
  • Farah Azirinda Fazrin Universitas Airlangga
  • Bambang Suharto Universitas Airlangga

DOI:

https://doi.org/10.37385/pgd11r23

Keywords:

Sustainable Festival, Kota besar, Kota kecil, Djakarta Warehouse Project, Jember Fashion Carnaval, Systematic Literature Review.

Abstract

Keberlanjutan menjadi isu penting dalam penyelenggaraan festival, baik di kota besar maupun kota kecil, karena festival berfungsi sebagai ruang budaya sekaligus destinasi pariwisata yang sering dihadapkan pada paradoks antara idealisme dan kepentingan komersial. Penelitian ini membandingkan praktik sustainable festival dengan studi kasus Djakarta Warehouse Project (DWP) di Jakarta sebagai representasi kota besar dan Jember Fashion Carnaval (JFC) di Jember sebagai representasi kota kecil. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap artikel nasional dan internasional periode 2009–2025, melalui tahap identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi. Analisis tematik dilakukan dengan mengelompokkan temuan ke dalam dimensi ekonomi, sosial-budaya, dan lingkungan. Hasil kajian menunjukkan bahwa DWP lebih bersifat industry-driven dengan dukungan sponsor dan jangkauan internasional, namun menghadapi kritik terkait greenwashing serta dampak lingkungan, sementara JFC lebih community-driven dengan fokus pada pelestarian budaya, pemberdayaan UMKM, dan keterlibatan masyarakat meski terkendala dana dan infrastruktur. Kesimpulannya, praktik keberlanjutan festival di kota besar dan kota kecil memiliki tantangan serta peluang berbeda, dan kombinasi pendekatan industry-driven dan community-driven berpotensi menjadi model ideal pengembangan festival berkelanjutan di Indonesia.

References

Astawa, I. M. A., Sukawati, I. P., & Sugiartha, I. G. A. (2019). The challenge of sustainability for MICE event organizers: A case study of Melali MICE. International Journal of Travel, Hospitality & Events (IJOTHE), 2(1), 70–80.

Axelsen, M., & Swan, T. (2009). Designing festival experiences to influence visitor perceptions: The case of a wine and food festival. Journal of Travel Research, 47(4), 1–14. https://doi.org/10.1177/0047287508326508

Getz, D. (2010). The nature and scope of festival studies. International Journal of Event Management Research, 5(1), 1–47.

Lee, Y. K., Lee, C. K., Lee, S. K., & Babin, B. J. (2017). Festivalscapes and patrons’ emotions, satisfaction, and loyalty. Journal of Business Research, 85, 454–463. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2017.03.020

Nuraini, I. (2019). Peran Jember Fashion Carnaval dalam branding daerah dan penguatan identitas budaya. Jurnal Pariwisata Indonesia, 5(1), 44–55.

Póvoa, F. (2023). “The festival is ours”: Power dynamics of community participation in the Alter do Chão Film Festival. International Journal of Cultural Policy, 29(1), 1–17. https://doi.org/10.1080/10286632.2022.2155584

Putra, I. M. A., & Astawa, I. P. (2020). Implementasi sustainable event management pada Tanah Lot Art and Food Festival. Jurnal Destinasi Pariwisata, 8(2), 123–134. https://doi.org/10.24843/JDEPAR.2020.v08.i02.p06

Rivera, M. A., Hara, T., & Kock, G. (2015). The internationalization benefits of a music festival: The case of the Curaçao North Sea Jazz Festival. Tourism Economics, 21(2), 301–317. https://doi.org/10.5367/te.2014.0417

Santoso, R. (2021). Festival musik dan urban lifestyle: Studi kasus Djakarta Warehouse Project. Jurnal Ilmu Komunikasi, 13(1), 77–92.

Trisnayoni, R. A. (2022). Sustainable MICE event practices: An explorative study. International Journal of Travel, Hospitality & Events (IJOTHE), 3(2), 75–85.

Van Heerden, C. H., & Saayman, M. (2018). Sustainability of a national arts festival: An application of a data envelopment analysis. South African Journal for Research in Sport, Physical Education and Recreation, 40(2), 139–153.

Yen, H. Y. (2022). How the experience designs of sustainable festive events drive cultural feelings and behavioral intentions. Sustainability, 14(19), 11807. https://doi.org/10.3390/su141911807

Downloads

Published

2026-06-08

How to Cite

Praktik Sustainable Festival di Kota Besar dan Kota Kecil: Studi Literatur Sistematis pada Djakarta Warehouse Project dan Jember Fashion Carnaval. (2026). Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ), 7(6), 5856-5861. https://doi.org/10.37385/pgd11r23