Pengaruh Transformasi Digital Terhadap Kinerja Pegawai Non-Medis Dengan Individual Readiness To Change (IRTC) Sebagai Variabel Mediasi Pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Masohi
DOI:
https://doi.org/10.37385/ceej.v7i6.12312Keywords:
Transformasi Digital; Individual Readiness to Change; Kinerja PegawaiAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh transformasi digital terhadap kinerja pegawai non-medis di RSUD Masohi, baik secara langsung maupun melalui Individual Readiness to Change (IRTC) sebagai variabel mediasi. Pendekatan kuantitatif asosiatif kausal digunakan dengan populasi 70 pegawai non-medis dan sampel 41 responden yang ditentukan melalui rumus Slovin (tingkat kesalahan 10%). Data dikumpulkan melalui kuesioner Likert, dokumentasi, dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) transformasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai non-medis; (2) transformasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap individual readiness to change (IRTC), bahkan menjadi jalur dengan pengaruh terbesar dalam model penelitian; (3) individual readiness to change (IRTC) terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai; serta (4) individual readiness to change (IRTC) terbukti memediasi secara signifikan pengaruh transformasi digital terhadap kinerja pegawai dengan jenis mediasi parsial. Model penelitian memiliki kemampuan prediksi yang moderat terhadap IRTC maupun kinerja pegawai. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan transformasi digital dalam meningkatkan kinerja pegawai non-medis rumah sakit tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan teknologi, tetapi juga oleh kesiapan psikologis individu pegawai dalam menerima dan menjalankan perubahan tersebut.
References
[1] Hariri, A., Wahyuni, W., & Rochmat, A. (2025). Kesiapan sumber daya manusia rumah sakit dalam menghadapi transformasi digital layanan kesehatan. Ners Journal.
[2] Maulaningrum, P., Mujanah, S., & Alif Fianto, A. Y. (2025). Transformasi digital di sektor kesehatan: Tinjauan literatur tentang penerapan teknologi informasi dalam manajemen pelayanan. Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi dan Kewirausahaan, 5(1), 494-503. https://doi.org/10.55606/jimek.v5i1.6399
[3] Dessler, G. (2020). Human resource management (16th ed.). Pearson.
[4] Rogers, D. L. (2016). The digital transformation playbook: Rethink your business for the digital age. Columbia University Press.
[5] Armenakis, A. A., Harris, S. G., & Mossholder, K. W. (1993). Creating readiness for organizational change. Human Relations, 46(6), 681-703.
[6] Holt, D. T., Armenakis, A. A., Feild, H. S., & Harris, S. G. (2007). Readiness for organizational change: The systematic development of a scale. Journal of Applied Behavioral Science, 43(2), 232-255. https://doi.org/10.1177/0021886306295295
[7] Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational behavior (17th ed.). Pearson.
[8] Susanti, A. Y., Paramarta, V., Yuliaty, F., Kosasih, Fitriana, & Rochani, S. (2025). The influence of management information systems, process innovation and operational efficiency in hospitals. MORFAI Journal, 5(1), 105-110. https://doi.org/10.54443/morfai.v5i1.2529
[9] Ineike, J. K., & Puspa, T. (2025). Pengaruh digital leadership, media social, dan digital transformation terhadap employee performance. EBID: Ekonomi Bisnis Digital, 3(1), 143-150. https://doi.org/10.37365/ebid.v3i1.393
[10] Nasution, S. P., & Sadana, S. M. S. (2025). Employee performance analysis with digital business transformation and organizational culture as leveraging factors. Almana: Jurnal Manajemen dan Bisnis, 9(2), 273-281. https://doi.org/10.36555/almana.v9i2.2854
[11] Yuantika, A., & Pramono, R. (2024). Pengaruh transformasi digital dan IRTC terhadap kinerja pegawai Rumah Sakit Moewardi Surakarta. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 9(7).
[12] Khusna, M., & Pratiwi, R. (2022). Pengaruh digital transformation dan self efficacy terhadap kinerja karyawan dengan kesiapan untuk berubah sebagai variabel intervening. STABILITY Journal of Management & Business, 5.
[13] Maran, T. K., Liegl, S., Davila, A., Moder, S., Kraus, S., & Mahto, R. V. (2022). Who fits into the digital workplace? Mapping digital self-efficacy and agility onto psychological traits. Technological Forecasting and Social Change, 175. https://doi.org/10.1016/j.techfore.2021.121352
[14] Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
[15] Vial, G. (2019). Understanding digital transformation: A review and a research agenda. Journal of Strategic Information Systems, 28(2), 118-144.
[16] Armstrong, M., & Taylor, S. (2020). Armstrong's handbook of human resource management practice. Kogan Page.
[17] Ghozali, I. (2020). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 25 (10th ed.). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
[18] Hair, J. F., Henseler, J., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2021). Partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) using R. Springer International Publishing.
[19] Geada, N. (2021). Change management in the digital transformation projects: Process control challenge (pp. 91-97). https://doi.org/10.4018/978-1-7998-4201-9.CH005
[20] Ratnasari, W. A., & Hermawan, A. A. (2025). Analysis of employee readiness to strengthen the success of digital transformation in public institutions. E-Jurnal Akuntansi, 35(2). https://doi.org/10.24843/eja.2025.v35.i02.p15
Template


